Yang terlihat walau jauh, yang tetap bersinar walau tenggelam

Category Tulisan

Wujud lain cinta

Cinta. Iya cinta. Mereka bilang saat jantung berdegup, darah berdesir, rasa meluap-luap, wajah terus terbayang, senyum terus terpampang kau sedang jatuh cinta. Lalu bagaimana , oleh orang yang sama, dan rasa yang masih terus berlanjut, keadaan berubah menjadi sedikit kelam…. Continue Reading →

“Kau” dalam senja

Aku menyimpan rasa aku memendam kata. Kurangkai dengan indah, kata perkata. Kuharap akan kau sambut dengan wajah merah tersipu, atau mata yang sedikit berkaca, atau jantung yang berdegup lebih kencang dibanding biasanya, saat ku sampaikan padamu semua yang kusimpan dibalik… Continue Reading →

“Si Angkuh” Manusia

Manusia merupakan makhluk yang egois. Mungkin butuh beberapa kali disadarkan akan kesombongan mereka. Merasa dirinyalah yang paling baik. Merasa kelompoknya lah yang paling benar. Ternyata benar adanya bahwa manusia disebut homososial. Mereka hidup saling membutuhkan satu sama lain, sesama manusia…. Continue Reading →

Menunggu Hujan

Khawatir adalah perasaan yang wajar dan pasti dialami semua orang. Timbul karna sesuatu yang tidak Diinginkan, yang kita takutkan bisa saja terjadi. Kita akan berharap bahwa hal-hal buruk tidak akan terjadi. Meski kita sudah bersiap kalau-kalau itu terjadi, tapi kita… Continue Reading →

Terlambatkah (?)

Tidak ada yang datang tidak pada waktunya. Semua datang, pasti tepat pada waktunya. Terlebih lagi penyesalan, selalu akan datang mengikuti sebuah kesalahan. Dan mereka bisa saja datang diikuti ketakutan, kegelisahan, atau malah kebencian yang tentunya jauh dari ketenangan. Semua penyesalan… Continue Reading →

Kebingungan Manis

Bahagiakah anda saat dapat menyebutnya, Bahkan tanpa didengarnya sekalipun? Berkacalah, dan lihatlah! Bagaimana rupamu saat sedang membayangkannya. Dapatkah kau menahan senyummu? Mereka tak pernah dapat berlogika Bahkan itu adalah kebingungan Beberapa dari mereka iri, lalu mencemoohmu. Namun tak sedikit pula… Continue Reading →

Jendela Tua

aku adalah orang yang hidup di masa lalu. selalu membandingkan diriku saat ini dengan yang terdulu. memang sudah sifat manusia bukan? membanding-bandingkan kelemahannya dengan kelebihan yang lain. membuatmu tak mensyukuri apa yang kau miliki sekarang. seperti halnya aku saat ini…. Continue Reading →

Adalah hakmu untuk pergi. Namun bukan kewajibanku untuk lari. Adalah hakmu untuk bahagia. Namun bukan kewajibanku untuk tertawa. Adalah hakku untuk sendiri. Namun bukan kewajibanmu untuk menemani. Adalah hakku untuk disini. Namun bukan hakmu untuk kembali. Karena hakmu bukanlah kewajibanku…. Continue Reading →

Anjing

Sedetik yang lalu aku marah karnamu. Karena ada dia, atau karena kau menjauh dari ku. Tapi sedetik kemudian aku membayangkanmu tersenyum dan memohon mainan padaku seperti anak kecil yang begitu lucu dan polos. Kau tau? Aku tidak ingat kenapa aku… Continue Reading →

Random (2)

Ini hanya sebuah tulisan acak tentang aku yang masih merindukanmu seperti orang hilang akal. Benar kata Aan Mansyur, semenjak kau pergi aku justru melihatmu dimana-mana. Kedai kopi, tempat sujud, kamar tidurku, jalanan, bahkan dalam pejamku. Kau tiba-tiba menjelma dalam bayang-bayang… Continue Reading →

« Older posts Newer posts »

© 2021 Sahabat Matahari — Powered by WordPress

Theme by Anders NorenUp ↑