Justice League (2017) : Kejutan yang Tak Terduga

Setelah kemarin sukses dengan film Wonder Women, DC Comics akhirnya mengeluarkan slah satu film yang sangat ditunggu tunggu pada tahun 2017. Justice League. Sebuah kesempatan langka, karena baru pertama kalinya pahlawan-pahlawan dari DC Comics disatukan dalam sebuah tim untuk melawan musuh yang kuat.

Sebenernya Trailer sudah cukup memberikan banyak informasi mengenai film ini. Berawal dari munculnya musuh yang sangat kuat yakni Steppenwolf (Ciaran Hinds) yang entah dari mana datangnya, yang jelas dia ini sangat kuat sehingga Batman (Ben Affleck) tidak bisa mengatasinya sendirian, maka iapun mulai mencari orang-orang untuk diajak bekerja sama melindungi bumi tercinta ini. Dengan masalah yang tidak jauh berbeda, Wonder Woman (Gal Gadot) menemui Bruce Wayne karena ternyata tempat asalnya, Amazon, juga suda menjadi target musuh. Akhirnya mereka berduapun membagi tugas untuk menemui calon tim lainnya yakni Aquaman (Jason Momoa), Flash (Ezra Miller), dan Cyborg (Ray Fisher). Nah, singkatnya dengan latar belakang yang berbeda tim superhero inipun terbentuk dan melawan Steppenwolf.

steppenwolf__justice_league_movie_by_bryanzap-daljgoz
Steppenwolf

Pengenalan karakter di awal film dilakukan dengan sangat baik, dengan memunculkan daya tariknya masing-masing. Yang paling menarik perhatian mungkin pengenalan karakter Barry Allen yang tampil segar dan lucu. Bisa dibilang Ia penyegar suasana paling dominan di film ini. Aquaman juga memberikan penampilan yang cukup berkesan dengan sifatnya yang urakan dan independen, ditengah keseriusan film ini, dua karakter inilah yang dirasa paling bisa menyampaikan jokes  ke penonton dibanding karakter lainnya

Wonder woman, sebagai idola baru saat ini cukup memberikan kesan yang menyenangkan. Bagaimanapun kewibawaan dan intelegensi seorang Miss Israel ini sangat sesuai memainkan perannya sebagi Putri Amazon. Membuatnya dicintai oleh rakyatnya di planet sana, maupun di bumi, termasuk juga para penonton. Namun sayang sekali terlalu banyak seksualisasi yang tidak perlu pada karakter yang sudah menawan ini. Kostum Wonder Women bukan menjadi alasan, tapi beberapa pengambilan gambar yang terkesan menyorot ke bagian tertentu agaknya membuat fokus pada suasana cukup teralihkan. Padahal seorang Gal Gadot sudah sangat menarik perhatian dan sangat mudah digemari tanpa adanya sorotan seperti itu.

justice-league-movie-aquaman-wonder-woman-cyborg-parademon-hq1.png

Antusiasme dan ekpektasi yang cukup tinggi pada film ini mungkin sudah dibawa oleh penonton saat hendak menonton film ini, terlebih dengan suksesnya 2 film yang mendahuluinya yakni Batman vs Superman dan Wonder Woman. Beberapa berita yang rilis sebelum film ini tayangpun mengacungi jempol dengan durasinya yang hanya memakan waktu kurang dari dua jam. Namun nampaknya ini berdampak pada suasana filmnya yang terkesan datar dan hambar. Beberapa jokes tidak sampai dan momen dramatis kurang mengena.

Sebenarnya film ini memeliki visual dan audio yang menarik walau ada beberapa editan yang mengganjal saat ditonton, tapi itu hanya sebagian kecil dari keseluruhan film. Bahkan dari segi cerita, film ini tidak memberikan plot yang sederhana, terbukti dengan kejutan di tiga perempat film yang tak terduga. Namun sayangnya kejutan ini sulit untuk disambut baik, terlebih dengan penonton yang awam. Andai saja dikemas dengan lebih tertata maka Justice League tidak akan memberi kekecewaan.

Overall film Justice League memberikan kita pelepas rindu pada superhero yang cukup fenomenal ini. Terkait dengan komentar saya pada beberapa karakter sebenarnya tidak mengganggu jalan cerita. Sebaiknya bekali anda dengan menonton film-film DC lainnya agar lebih mendapat euforianya. Jadikan juga Justice League jadi pengantar anda untuk menonton film-film DC selanjutnya karena disini adalah penampilan perdana Flash dan Aquaman yang akan dibuat Film singlenya. Jangan lupa juga nantinya akan ada 2 post credit, jadi jangan beranjak dari kursi penonton dulu, ya!

SPOILER, baca SETELAH NONTON!!!

justice-league-2017.jpeg

Dari keseluruhan film yang paling mengena justru munculnya tokoh Superman di awal film. Untuk orang yang awam tentang perfilman DC mungkin tidak tahu kalau ia sudah mati di film sebeleumnya, tapi yang jelas dia tidak ada di poster Justice League. Jadi mengapa tiba-tiba muncul scene wawancara seorang penggemar Superman? Ah, mungkin untuk mengenang sosok pahlawan favorit ini. Mungkin juga karena ini nama Henry Cavill muncul sebagai salah satu pemain di film Justice League.

Anggapan itu berubah ketika tiba-tiba muncul ide dari Batman untuk menghidupkan Superman kembali dengan Motherbox yang bahkan punya kekuatan untuk rebuild a planet. Siapapun tentu setuju dengan pendapat Bruce Wayne bahwa saat ini semua orang butuh superman, dan tim butuh Clark Kent. bagaimanapun dengan karakternya yang low profile, dan sifat kepemimpinannya sangat wajar jika keberadaannya dirindukan terlebih pada saat-saat yang sulit.

Walaupun masih berharap kalau kerinduan itu tetap kerinduan untuk menambah kesan dramatis yang memang perlu, tapi ternyata kenyataan tidak begitu. Superman lahir lagi kedunia dengan kekuatan motherbox yang dipicu electricity dari Flash. Lengkap dengan penggalian kubur Clark, scene ini benar-benar mengingatkan kita ke tokoh andalan Halloween “Frankenstein“. Jujur saja bukan hanya aku yang terheran-heran dengan scene ini, banyak penonton bioskop yang juga tertawa dan berbisik menanyakan hal ini pada partner menontonnya.

Dibanding membuatnya bangkit dari kubur, akan lebih mudah diterima secara akal maupun nurani kalu Superman hanya dianggap mati, tapi belum mati dan butuh kekuatan motherbox untuk menemukannya semisal. Tapi siapalah aku, hanya penggemar layar lebar yang sedikit berharap. Tentu penilaian kembali lagi ke masing-masing penonton. Apresiasi tidak akan ketinggalan untuk penulis dan sutradara yang sudah berbaik hati memberikan kita kejutan yang tak terduga ini.

Jika ada beberapa reviewer yang mengatakan bahwa ini film batman dengan figuran superhero, aku rasa kurang tepat. Diawal film fokus sudah cukup diambil oleh Wonder Woman yang menyita perhatian. Di akhir film fokus kembali dialihkan lagi dengan super power yang dimiliki oleh Superman. Sedangkan yang mengena dari Batman selain keglamorannya adalah rasa bersalahnya yang mendalam pada Superman. Bagian ini cukup penting karena disinilah penonton diajak untuk mengenal lebih dekat seorang Bruce Wayne. Setidaknya sisi ini membuat ia lebih manusiawi dan dekat di hati penontonnya.

fc5afad7b6b02d7f45d29b8edc1bf4ab

Oke, cukup sekian tulisan ini dibuat. Terimakasih and keep on watching!

-Cim

Leave a Comment